DENPASAR-fajarbali.com | Menjelang perayaan Hari Raya Galungan yang jatuh pada 17 Juni dan Kuningan pada 27 Juni 2026, Astra Motor Bali melalui Ikatan Karyawan Astra Motor (IKA ASMO) Bali kembali merealisasikan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Mengusung tajuk "Ngejot Astra Motor", aksi sosial ini dirancang sejalan dengan empat pilar kontribusi sosial Astra yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian korporasi terhadap dinamika sosial-keagamaan di wilayah operasional mereka.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, pihak manajemen mendistribusikan sedikitnya 60 paket daging kepada masyarakat yang membutuhkan. Menariknya, komitmen lingkungan tetap dijaga ketat dengan mengganti kantong plastik sekali pakai menggunakan besek—wadah bambu tradisional yang ramah lingkungan.
Distribusi bantuan difokuskan secara spesifik pada masyarakat kurang mampu di kawasan Ring 1 operasional perusahaan, serta kelompok penyandang disabilitas. Salah satu titik utama penyaluran bantuan ini adalah Graha Nawasena, sebuah Rumah Harapan di Kota Denpasar yang menjadi pusat pelatihan, pertemuan, dan pengembangan kewirausahaan bagi kaum disabilitas.
Kehadiran tim Astra Motor Bali ke lokasi tersebut disambut hangat oleh para penghuni serta pengurus yayasan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung guna menyerap aspirasi dan memberikan motivasi kepada para penyandang disabilitas.
Aksi sosial yang konsisten ini turut mendapat atensi dan apresiasi positif dari Pemerintah Kota Denpasar. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty yang hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa kolaborasi sektor swasta seperti ini sangat membantu pemerintah dalam memetakan dan menyalurkan bantuan logistik secara tepat sasaran. Kehadiran korporasi di tengah masyarakat dinilai mampu mempercepat penguatan jaring pengaman sosial.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi Astra Motor Bali. Terima kasih atas kepedulian sosial yang terus dijalankan secara rutin ini dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan disabilitas di Kota Denpasar," ujarnya.
Sementara itu, pihak manajemen menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah tanggung jawab moral berkelanjutan. Menjelang hari besar keagamaan Hindu di Bali, pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok rentan menjadi krusial agar seluruh lapisan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan Dharma dengan penuh suka cita.
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari program CSR perusahaan sebagai wujud kepedulian kami menyambut Hari Raya Galungan. Ini juga menjadi ungkapan rasa terima kasih kami yang mendalam kepada masyarakat Bali yang selama ini telah memercayakan pilihannya kepada Honda," ungkap Admin & Finance Manager Astra Motor Bali, Cokorda Bagus Purnawan.
Lebih lanjut, penggunaan konsep "Ngejot" dinilai memiliki muatan edukasi budaya yang kuat bagi internal perusahaan maupun publik. Melalui filosofi ini, Astra Motor Bali berharap dapat terus menyebarkan energi positif, mempererat tali silaturahmi, serta menginspirasi institusi lain untuk tetap merawat tradisi lokal dalam setiap implementasi kebijakan sosial mereka.
"Ngejot sendiri esensinya adalah berbagi kepada mereka yang sudah kami anggap sebagai bagian dari keluarga besar Honda. Kami berharap, apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata, berdampak positif, serta dapat terus terlaksana secara berkesinambungan," tutup Cokorda Bagus Purnawan. (M-001)










