FISHUM UNR Lepas 63 Lulusan, Siap Jadi Pengawal Tata Kelola Administrasi Publik 

IMG-20260823-WA0017
Dekan dan jajaran pimpinan FISHUM UNR, bersama 63 lulusan Sarjana Administrasi Publik dalam Yudisium ke-XLV, bertempat di Hotel Aston, Denpasar, Sabtu (22/8/2026). [foto: IGA. Adnyana]

*Sebesar 85 lulusan telah terserap dunia kerja.

*Jumlah dosen berkualifikasi doktor tembus 98 persen.

*Lulusan dipersiapkan menjadi pengawal tatakelola administrasi publik.

*Tiga lulusan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,99, yakni Ni Kadek Ariati, Ni Putu Manik Puryantini dan I Made Wahyu Pinantara. 

 

DENPASAR-fajarbali.com | Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Universitas Ngurah Rai (UNR) menggelar Yudisium ke-XLV dari Program Studi Administrasi Publik yang diikuti sebanyak 63 lulusan, bertempat di Hotel Aston Denpasar, pada Sabtu (22/8/2026).

Yudisium kali mengusung tema “Mencetak Pemimpin Masa Depan yang Unggul, Berbudaya, dan Berdampak melalui Kecerdasan Artifisial dalam Harmoni Tri Hita Karana”.

Dekan FISHUM UNR, Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, S.Sos., M.A.P., menjelaskan, bahwa sebanyak 63 lulusan periode kali ini, masing-masing berasal dari 53 mahasiswa program reguler, dan 10 mahasiswa program rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

Lulusan Program Sarjana dengan IPK tertinggi tahun ini yaitu 3,99, sedangkan rata-rata IPK 3,73. Berdasarkan tracer study, lebih dari 85 persen lulusan sudah terserap di dunia kerja.

Para lulusan yang sudah bekerja, juga mendapatkan jabatan fungsional dalam organisasi publik. Yudisium kali ini menjadi momen membanggakan bagi FISHUM UNR. Di mana, jumlah dosen bergelar Doktor Administrasi Publik kembali bertambah, sehingga totalnya menjadi 98 persen.

“Saat ini dosen bergelar Doktor Administrasi Publik bertambah. Satu orang akan lulus, dua orang sedang menunggu sidang akhir, dan yang sudah mendaftar program doktor lagi tiga orang. Jadi, 98 persen dosen FISHUM UNR bergelar doktor,” ujar dekan.

FISHUM UNR, lanjut dekan, mempersiapkan mahasiswa menjadi pionir pengawal tata kelola administrasi publik. Sehingga program studi Administrasi Publik tetap relevan memenuhi kebutuhan pasar. 

BACA JUGA:  Fishum UNR-HWDI Bali Jalin MoU

Terkait penerimaan mahasiswa baru, Prodi Administrasi Publik FISHUM UNR Program Sarjana masih membuka pendaftaran gelombang ke-3.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat yang akan melanjutkan jenjang Pendidikan Tinggi, untuk bergabung bersama FISHUM UNR.

Lebih lanjut, Ida Ayu Sri Widnyani menambahkan, bahwa Prodi Administrasi Publik masih sangat relevan di era sekarang. Ruang lingkup administrasi publik dinilai tidak hanya pada organisasi publik, tetapi lebih kepada menciptakan strategi tata kelola dalam mencapai tujuan organisasi.

“Kami menawarkan mata kuliah yang relevan, dengan mengkombinasikan dunia digital dan teori,” tegasnya.

Wakil Rektor I UNR, Prof. Dr. Drs. I Made Sumada, M.M., M.Si., sangat mengapresiasi pelaksanaan Yudisium kali ini yang mengusung tema berlandaskan Tri Hita Karana.Hal ini tentu sejalan dengan tujuan dari Universitas Ngurah Rai, dalam mencetak generasi yang mampu menjadi pemimpin bangsa ke depannya sesuai dengan filosofi Tri Hita Karana.

“Harapan kami kepada generasi muda, agar senantiasa membangkitkan kearifan lokal Bali sebagai pemimpin bangsa ke depannya. Hal ini yang harus dipegang teguh oleh alumni Universitas Ngurah Rai,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, I Wayan Putra Yadnya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Yudisium Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Ngurah Rai.

Ia memaparkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan meluncurkan program beasiswa bagi masyarakat Badung yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Kerja sama antara BKPSDM Badung bersama Universitas Ngurah Rai, tentu menjadi momentum bagi masyarakat Badung untuk melanjutkan perkuliahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora.

“Mudah-mudahan ke depannya makin banyak pegawai di Badung untuk melanjutkan kuliah di FISHUM UNR. Program ini tentu sangat baik, sekaligus mendorong pegawai ASN untuk melanjutkan kuliahnnya lagi," kata dia sembari menyebut kerja sama dengan FISHUM UNR dengan Pemkab Badung (BKPSDM) sangat baik dan menghasilkan sesuatu yang positif.

BACA JUGA:  Samakan Persepsi, Kepala SDN 2 Ubung Kumpulkan Oragtua Murid Baru

Pada kesempatan yang sama Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, SH., menjelaskan, bahwa Universitas Ngurah Rai menjadi salah satu kampus yang menjalin kerja sama dengan Bawaslu Bali.

Salah satu program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sudah dijalankan, yaitu meningkatkan partisipasi pengawasan berbasis mahasiswa di UNR. Bawaslu Bali juga sangat terbuka dalam memberikan data yang dibutuhkan oleh mahasiswa maupun dosen, dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian.

“Kami berharap mahasiswa maupun lulusan UNR bisa menjadi bagian penyelenggara di Bawaslu. Terkait peran Bawaslu, bagaimana kita memberikan pendidikan politik dan demokrasi kepada mahasiswa di UNR. Jadi sudah tentu peran perguruan tinggi sangat penting," ungkap Tirta Suguna.

Adapun tiga lulusan terbaik, yakni Terbaik Ni Kadek Ariati, Ni Putu Manik Puryantini dan I Made Wahyu Pinantara. Ketiganya membukukan indeks prestasi kumulatif atau IPK nyaris sempurna, 3. 99. [gde]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top