“Melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program, kami ingin membantu generasi muda memahami bahwa inovasi yang baik selalu berawal dari pemahaman terhadap pelanggan. Ketika kreativitas dipadukan dengan empati, pengalaman, dan keberanian untuk mencoba, mereka akan mampu membangun produk yang relevan, memberikan nilai bagi masyarakat, sekaligus memiliki daya saing di pasar,” ujar Avolina.
Pada PJI Company of the Year 2026, sembilan perusahaan siswa mempresentasikan perjalanan bisnis mereka melalui pameran produk, presentasi perusahaan, dan wawancara bersama dewan juri yang berasal dari kalangan pengusaha, pemimpin perusahaan, dan profesional lintas industri. Penilaian mencakup inovasi produk, model bisnis, keberlanjutan, kepemimpinan, kinerja perusahaan, serta proses pembelajaran yang diperoleh selama membangun usaha.
Dua perusahaan siswa terbaik akan mewakili Indonesia pada JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia, pada Maret 2027.
Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperkenalkan inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan mereka di tingkat Asia Pasifik sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan talenta ekonomi kreatif di kawasan. [rel/gde]










