Ekonomi Kreatif Indonesia Tumbuh Pesat, Prestasi Junior Indonesia, Zurich, dan Starbucks Perkuat Ekosistem Wirausaha Kreatif Muda melalui Student Company

IMG-20260801-WA0026
Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di seluruh Indonesia telah menghasilkan lebih dari Rp483 juta pendapatan kolektif melalui program kewirausahaan Student Company. ist

*Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur. Namun menjadi entrepreneur bukan hanya sekedar mendirikan perusahaan, melainkan memiliki jiwa wirausaha dan tujuan yang jelas. Program seperti Student Company menjadi tempat belajar yang sangat baik bagi generasi muda untuk mencoba, berkolaborasi, menerima masukan, bahkan mengalami kegagalan saat masih muda. Justru dari proses itulah mereka belajar untuk bangkit kembali, terus memperbaiki diri, dan membangun karakter dan ketangguhan yang dibutuhkan untuk menjadi entrepreneur di masa depan,” ujar Irene Umar.

Sebagai mitra strategis dalam pengembangan kewirausahaan generasi muda, Country Manager Zurich Indonesia dan Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, mengatakan bahwa membangun wirausaha kreatif yang tangguh membutuhkan pengalaman nyata serta akses terhadap pengetahuan praktis dari dunia industri.

“Melalui Zurich Entrepreneurship Program, kami juga memberikan pengalaman, jejaring, serta keahlian para karyawan kami melalui pendekatan skill-based volunteering agar siswa memperoleh perspektif nyata mengenai bagaimana sebuah bisnis dibangun, dikembangkan, dan bertahan di tengah perubahan. Kami percaya upaya ini dapat melahirkan talenta yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Edhi.

Senada dengan hal tersebut, Senior General Manager Corporate Communications PT Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesia), Avolina Raharjanti, mengatakan bahwa kreativitas akan memberikan dampak ketika mampu menjawab kebutuhan pelanggan dan masyarakat.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top