Setelah pre-test kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan alat bantu berupa leaflet, PPT, video dan phantom kemudian kegiatan dilanjutkan dengan simulasi cara menyikat gigi yang benar. Setelah selesai penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
"Kegiatan berikutnya post test untuk mengukur pengetahuan orang tua/siswa setelah pemberian materi," ungkapnya.
Pengabmas ini, lanjut Arini, memberikan layanan promotif tentang pemeliharaan Kesehatan gigi dan mulut pada orang tua/wali siswa melalui ceramah, pemutaran video dan simulasi cara menyikat gigi benar dan waktu menyikat yang tepat dan mengurangi makan makanan yang manis dan lengket.
"Dirahapkan kepada orang tua /wali siswa agar dirumah mendampingi dan membimbing anaknya saat menyikat gigi, sehingga giginya bersih dan sehat, harapanya gigi anak-anak SLB terbebas dari gigi berlubang. Edukasi telah berlangsung April lalu namun akan dilakukan pengecekan lagi," ungkapnya.
Pengabmas tersebut mendapatkan sambutan hangat dari SLB Negeri 1 Badung. Pihak sekolah memandang perlu karena dapat menambah pengetahuan bagi orang tua/wali siswa, sehingga orang tua/wali dapat membimbing dan mengawasi anak-anaknya saat menyikat gigi dengan tehnik yang benar.
Pihak sekolah juga menyampaikan kegiatan ini akan memberikan makna positif terhadap pertumbuhkembangan anak, karena Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu komponen utama dalam mendukung Kesehatan gigi siswa, dan kepala sekolah berharap agar kegiatan ini berlanjut untuk kedepannya. [rel]










