Atasi Pemadaman Listrik Bergilir di Nusa Penida, PLN Datangkan Mesin Pembangkit Tambahan dari Lombok

IMG-20261028-WA0052
Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra meninjau Kantor PLN ULP Klungkung Nusa Penida di Desa Kutampi Kaler.

SEMARAPURA-Fajar Bali, Pemadam listrik secara bergilir masih menghantui masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Mengingat saat ini sektor pariwisata di wilayah kepulauan tersebut sedang berkembang pesat. Sehingga pemadaman selama 1 hingga 3 jam di sejumlah lokasi tersebut dikhawatirkan tak hanya berdampak pada warga setempat tetapi juga pariwisata.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra meninjau Kantor PLN ULP Klungkung Nusa Penida di Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (27/10/2026).

Bupati Satria ingin memastikan penanganan kendala kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di wilayah Nusa Penida akibat kerusakan pada mesin pembangkit utama beberapa waktu lalu.

Rupanya untuk mengatasi persoalan kekurangan daya pasokan listrik tersebut, PT PLN (Persero) mengambil langkah cepat dengan mendatangkan mesin pembangkit tambahan dari Mandalika, Lombok. Yakni mesin yang tiba terdiri atas empat kontainer genset, mencakup Genset MTU kapasitas 800 kW (2 kontainer), Genset MTU 300 kW (2 kontainer)

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Ajrun Karim, mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam penanganan persoalan kelistrikan di Nusa Penida. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat pemadaman bergilir dengan durasi 1 hingga 3 jam di beberapa titik. Ajrun menjelaskan bahwa beban puncak kelistrikan di Nusa Penida mencapai sekitar 18,5 MW, sementara beberapa waktu lalu terjadi defisit daya sebesar 1,5 MW.

"Untuk penanganan jangka pendek, kita sudah mendatangkan dan menyiagakan mesin dari Mandalika Lombok dengan kapasitas 2 x 800 kW dan 2 x 300 kW Sementara untuk jangka menengah, PLN akan menghadirkan mesin PLTD tambahan kapasitas 5 MW serta mesin PLTS sebesar 4,5 MW yang diharapkan dapat beroperasi mulai pertengahan November mendatang," ujar Ajrun Karim.

Langkah ini disiapkan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Nusa Penida yang mencapai kurang lebih 12,28 persen per tahun. Pihaknya berkomitmen mengupayakan keandalan pasokan listrik terbaik bagi tiga pulau (Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan).

Sementara itu, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak PLN atas penanganan cepat dan serius terhadap persoalan kelistrikan di wilayahnya.

"Langkah sigap PLN mendatangkan mesin dari Lombok sangat kami apresiasi. Kami berharap dengan masuknya mesin tambahan ini, tidak ada lagi pemadaman bergilir yang dikeluhkan warga maupun pelaku usaha," tegas Bupati Satria.

Bupati menegaskan bahwa Nusa Penida merupakan kawasan destinasi wisata internasional yang membutuhkan pasokan listrik andal selama 24 jam penuh tanpa henti. Ketersediaan listrik secara kontinyu sangat krusial agar operasional industri pariwisata berjalan optimal dan aman.

"Ke depan, kami berharap skenario jangka pendek, menengah, dan panjang dari PLN dapat menyelesaikan masalah kelistrikan ini secara permanen. Pemkab Klungkung siap terus berkolaborasi dan mendukung penuh langkah PLN, sejalan dengan visi bersama menjadikan Nusa Penida sebagai Green Island," imbuhnya. W-019

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top