Diberitakan sebelumnya, Apa yang menjadi penyebab kasus pembunuhan ini sebagaimana pengakuan kedua terdakwa hingga saat ini masih misteri.
BACA Juga : Uang Ratusan Juta di Rekening Raib, Warga Buleleng Gugat BRI dan OJK
Apa penyebab korban memukul salah satu terdakwa, Dede Anggur mengaku tidak tahu secara pasti. Tapi Dede Anggur mengira, bahwa korban marah kepada terdakwa karena terdakwa berhenti kerja ditempat korban. “Saya berhenti kerja karena gajinya kecil,” ujar Dede Anggur.
Nah, selepas terdakwa mengundurkan diri, masih menurut pengakuan terdakwa, korban memutus komunikasi dengan memblokir no HP terdakwa,”Ini hanya perkiraan saya saja, masalah sebenarnya saya juga tidak tahu,” ujar terdakwa Dede Anggur.
BACA Juga : Terlilit Hutang Rp 5 Juta, Komang Swardika Curi Motor untuk Bayar Hutang
Sama halnya dengan terdakwa Bembem, di muka sidang dia juga mengaku tidak tahu apa masalahnya hingga terjadi penganiayaan. Bembem mengaku hanya melihat korban memukul Dede Anggur sehingga dia pun memukul korban hingga terjatuh dan menginjak perut korban.
Tapi saat Bembem melihat Dede Anggur memegang pisau, ia langsung pergi meninggalkan korban dan Dede Anggur. Sementara Dede Anggur saat setelah memegang pisau langsung menikam korban berkali,” Seingat saya, saya menusuk korban lebih dari 3 kali,” aku Dede Anggur.
BACA Juga : Berprestasi, Kasatlantas Kompol Utariani dan 8 Anggotanya Terima Penghargaan
Pengakuan terdakwa kemudian didalami oleh hakim. Hakim kembali memastikan kepada Dede Anggur terkait berapa kali terdakwa menikam korban yang kemudian dijawab terdakwa lupa.”Saya lihat di berkas ada 21 tusukan, terdakwa mengaku menusuk lebih dari 3 kali, terus siapa lagi yang nikam, sedangkan terdakwa Bembem mengaku tidak menikam korban ,” timpal hakim.










