Dua Polwan Nyamar Jadi PSK, Owner Bungalow 505 Sanur Dikeler ke Polres Garut

“Ada yang bertahan dan ada juga yang pergi diam-diam dari tempat esek-esek tersebut,” ungkapnya sembari mengatakan ada beberapa PSK yang juga dibawa ke Garut untuk dijadikan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari pengungkapan sindikat perdagangan orang oleh jajaran Polres Garut. Dua dari delapan orang yang ditangkap mengaku berperan merekrut gadis asal Garut dan menjualnya ke sejumlah daerah untuk dijadikan PSK, salah satunya tempat hiburan di Sanur, Bali. Bahkan, sebelumnya para sindikat ini sempat memberangkatkan dua orang gadis asal Garut ke bungalow 505, Sanur, Bali.

Menariknya, praktik prostitusi di bungalow 505 terbongkar berkat penyamaran dua polisi wanita (polwan) Satreskrim Polres Garut. Dua Polwan cantik, Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria Oktavia itu berpura-pura bersedia dipekerjakan sebagai PSK ditempat tersebut.

Berselang satu jam kemudian, tim gabungan Polres Garut dan Polresta Denpasar mengerebek bungalow 505 dan menggiring ownernya Imam, ke Polres Garut. Saat penyergapan, di bungalow tersebut ditemukan sedikitnya 20 perempuan yang dijadikan PSK. Namun, hanya tiga orang yang bersedia pulang. Dua orang asal Garut dan satu orang asal Banten. (hen)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top