Dosen dan Mahasiswa UNHI Hadirkan Inovasi Akuntansi Adat untuk Perkuat Tata Kelola BUPDA Kembang Sri Sedana

IMG-20261102-WA0010
Program Studi Akuntansi Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar melaksanakan program Proyek Desa di Desa Adat Dadia, wilayah Desa Dinas Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. foto: fb/ist

TABANAN-fajarbali.com | Program Studi Akuntansi Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar melaksanakan program Proyek Desa di Desa Adat Dadia, wilayah Desa Dinas Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Program ini merupakan bentuk pembelajaran lapangan yang mempertemukan dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan inovasi produk yang mampu menjawab permasalahan nyata masyarakat, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan dan perekonomian desa adat.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. I Putu Fery Karyada bersama enam mahasiswa Program Studi Akuntansi, yakni Ni Made Ayu Citra Parwati, Ni Komang Sopi Antari, I Nyoman Gede Sukarata, Putu Gde Guntur Anjasmara Putra, Kadek Ayu Dwi Cahyani, dan Ni Kadek Dwi Puspita Dewi, melaksanakan program bertajuk “Penguatan Tata Kelola Keuangan BUPDA Kembang Sri Sedana melalui Penyusunan Modul Pencatatan Keuangan dan Akuntansi Adat.”

Program ini berfokus pada penyediaan perangkat pencatatan keuangan yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan Baga Usaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Kembang Sri Sedana. Luaran yang dihasilkan berupa modul pencatatan keuangan dan dokumen pendukung yang dapat digunakan sebagai pedoman sekaligus template dalam pelaksanaan administrasi keuangan BUPDA.

Selain menghasilkan inovasi di bidang tata kelola keuangan, mahasiswa juga menyusun video profil yang mengangkat potensi ekonomi sumber air panas di wilayah Desa Adat Dadia.

Video tersebut diharapkan menjadi media promosi untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi desa berbasis sumber daya yang dimiliki.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top