Dosen Adalah Aset, Perdiknas Kucurkan Reward

REWARDDDD
Ketua Perdiknas Denpasar, Dr. AAN Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si., bersama para dosen Undiknas penerima reward.

DENPASAR- sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Yayasan Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, mengelola tiga unit lembaga pendidikan, yakni Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), SMP Nasional Denpasar (Spenas) dan SMK Teknologi Nasional (Teknaska).

Dalam menggerakkan roda organisasi, Ketua Perdiknas Denpasar, Dr. AAN Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si., menilai seluruh sumber daya manusia yang bekerja di lingkup Perdiknas adalah aset yang harus diperhatikan, dijaga dan dirawat.

Hal itu tercermin saat Ketua Perdiknas mengucurkan reward kepada tujuh dosen Undiknas yang berhasil menuntaskan pendidikan doktor (S3). Para dosen itu berhasil menuntaskan program doktor di Universitas Brawijaya dan Universitas Udayana.

Sementara penerima reward jabatan akademik kali ini sebanyak 12 orang. Pada hari yang sama, Perdiknas Denpasar juga memberikan reward berupa tali kasih kepada dosen, guru, dan karyawan yang memasuki usia pensiun.

Gung Eddy Gorda menyampaikan, pemberian penghargaan tersebut telah menjadi komitmen yayasan terhadap seluruh SDM yang berada di bawah naungannya.

Ketua Perdiknas Denpasar menjelaskan bahwa fungsi yayasan itu ada tiga: melahirkan, memelihara, dan melebur. Pemberian penghargaan atau tali kasih kepada pensiunan jadi bagian dari melebur.

“Banyak orang bilang, ngapain bekerja keras setelah kita pensiun juga tidak ada penghargaannya. Saya coba mematahkan itu, caranya dengan memberikan reward dan tunjangan kesehatan purnatugas,” ujarnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top