Dalam FKP tersebut, sejumlah layanan publik menjadi perhatian, di antaranya penyewaan tempat di Dharma Negara Alaya (DNA), layanan angkutan tradisional Dokar Hias, serta layanan informasi pariwisata dan ekonomi kreatif. DNA diarahkan sebagai ruang pengembangan ekosistem ekonomi kreatif melalui diskusi, pameran, workshop, dan kegiatan berbasis budaya.
Sementara itu layanan Dokar Hias dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman wisata Denpasar Heritage City Tour. Sebanyak delapan unit dokar melayani rute sejumlah kawasan heritage, seperti Pasar Badung, Jalan Gajah Mada, Puri Pemecutan, Lapangan Puputan Badung, Pura Agung Jagatnatha, Museum Bali dan sejumlah titik heritage lainnya. Layanan ini dapat dinikmati secara gratis setiap Sabtu dan Minggu dengan durasi sekitar 30 menit untuk satu perjalanan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, kunjungan wisatawan ke Kota Denpasar sepanjang 2025 mencapai 2.051.927 kunjungan, terdiri atas 558.521 wisatawan mancanegara dan 1.493.406 wisatawan domestik. Rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara tercatat lima hari, sedangkan wisatawan domestik empat hari. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam pengembangan destinasi, pemasaran, ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas pelayanan.
Komitmen peningkatan pelayanan juga tercermin dari hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Dinas Pariwisata Kota Denpasar yang terus menunjukkan tren positif. Nilainya meningkat dari 88,53 pada 2023 menjadi 88,76 pada 2024 dan 89,72 pada 2025, seluruhnya berada dalam kategori sangat baik.










