DENPASAR-fajarbali.com | Bali International Hospital (BIH) merayakan hari jadinya yang pertama dengan mencatat dua tonggak penting dalam perjalanan transformasi layanan kesehatan di Indonesia, antara lain melalui keberhasilan pelaksanaan operasi saluran cerna menggunakan robot serta penyelenggaraan Bali Robotic Surgery Symposium.
Pada Senin 29 Juni 2026, dr. I Made Mulyawan, MD, PhD, Dokter Spesialis Bedah Umum, Konsultan Bedah Digestif, Bali International Hospital berhasil melakukan operasi saluran cerna menggunakan robot pertama di Bali dan Indonesia Timur melalui prosedur robotic-assisted cholecystectomy (operasi pengangkatan kantong empedu).
Sehari kemudian, pada Selasa 30 Juni 2026, Prof. Iswanto Sucandy, MD, FACS, ahli bedah digestif Bali International Hospital yang berpraktik di Amerika Serikat, melakukan kombinasi antara robotic-assisted cholecystectomy dan juga adrenalectomy.
Tindakan ini menjadi prosedur pertama di Indonesia di mana dua tindakan bedah robotik tersebut berhasil dilakukan dalam satu kali operasi.
Rangkaian operasi tersebut merupakan bagian dari Bali Robotic Surgery Symposium, sebuah forum ilmiah yang mempertemukan para ahli bedah, gastroenterolog, akademisi, dan tenaga kesehatan dari berbagai institusi untuk berbagi pengetahuan, menyaksikan secara langsung prosedur bedah robotik, serta mendiskusikan masa depan bedah minimal invasif.
Penyelenggaraan simposium dan pelaksanaan operasi robotik ini mencerminkan komitmen Bali International Hospital dalam mendorong kemajuan layanan kesehatan melalui kolaborasi internasional, pendidikan klinis, serta penerapan teknologi medis mutakhir, sekaligus mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan Indonesia.










