Sumatra sendiri menjelaskan di Tahun 2011 lalu, jumlah KK Miskin di wilayahnya sebanyak 693 KK dan sampai akhir 2017 menjadi 600 KK miskin. Diakuinya juga Desa Pupuan sendiri sudah mendapat program Gerbangsadu dari Pemprov Bali dan bantuan dari Pemkab Gianyar termasuk dana ADD dan bantuan lainnya. Dirinya juga berharap pengentasan kemiskinan di wilayahnya lebih cepat terwujud dan di harapkan Pemkab Gianyar bias membantu pengentasan kemiskinan di wilayahnya.
Harapannya dalam pengentasan kemiskinan tersebut, Sumatra sendiri berharap adanya perbaikan infrastruktur, mengingat Desa Pupuan sangat jarang tersentuh bantuan infrastruktur. Dengan infrastruktur yang layak, menurutnya pengentasan kemiskinan lebih cepat, mengingat warga di desanya lebih banyak sebagai petani. “Infrastruktur ini dibutuhkan sebagai urat nadi sirkulasi komoditas pertanian, ini yang bias memperlancar perekonomian,” jelasnya lagi.
Walau demikian, dirinya sebagai perbekel di Desa Pupuan, akan terus berusaha mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. “Target saya 40% kemiskinan di wilayah kami terentaskan, mengingat banyak program ke desa yang sudah masuk saat ini,” tutupnya.(sar)










