Hasil program menunjukkan bahwa teba modern memiliki potensi besar dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat. Namun, untuk mencapai dampak maksimal, diperlukan dua strategi utama: pemerataan bantuan dan penguatan edukasi masyarakat.
Jika seluruh 1.047 kepala keluarga mampu mengelola sampah organik dari sumbernya, maka beban lingkungan desa akan berkurang secara signifikan. Tim KKN terdiri dari; I Wayan Parwata, I Made Dimas Wira Satwika dkk, yang merupakan mahasiswa Prodi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Unwar. (rel)










