Sementara Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengatakan, sesuai visi misinya yang salah satunya adalah bagaimana konsentrasi kebijakan arah pembangunan Gianyar kepada para perajin. Karena UMKM yang ada di Bali, 60-70 persen ada di Gianyar. Karena itulah, pembangunan pasar-pasar yang layak untuk mendukung perkembangan para pengusaha kecil dan menengah untuk bisa hidup dan berkembang menjadi pengusaha-pengusaha besar. "Selama tiga tahun ini, Pasar Sukawati kita selesaikan. Bahkan saya menghadap khusus Bapak Presiden, untuk meneruskan. Karena kalau Blok A dan Blok B saja selesai, C nya masih tidak bagus, pemandangannya akan tidak bagus. Sehingga lanjut saya tuntaskan,” tutur Mahayastra.
Bupati Mahayastra menambahkan, pembangunan Pasar Seni Sukawati sudah menggunakan standar bangunan gedung hijau yang sudah disertifikasi bahkan pembangunan Pasar Seni Sukawati ini juga telah mendapatkan beberapa rekor muri.
Bupati Mahayastra juga mengapresiasi langkah Go Digital yang dilakukan Dekranasda Gianyar. Dengan ini IKM Gianyar selangkah lebih maju dan siap bersaing di pasar global. Bekerjasama dengan Tokopedia dan Gojek yang sudah sangat dikenal oleh seluruh orang di Indonesia akan memudahkan produk kerajinan Gianyar dipasarkan di pasar digital. “Saya berharap akan banyak lagi Hybrid Store yang tumbuh di Kabupaten Gianyar. Tidak cukup hanya disini. Nanti kita punya Pasar Rakyat Gianyar sama Pasar Rakyat Ubud,” kata Bupati Mahayastra.sar










