Gubernur Koster mengatakan bahwa Creative Fun Walk kali ini merupakan pertama kali dilakukan  dan akan terus berlanjut dilakukan di Kabupaten Buleleng, Tabanan dan Kota Denpasar hingga akhirnya Bali Digital Festival dilaksanakan tanggal 2 hingga 4 Juni mendatang. “Kita pertama kali lakukan di Gianyar karena Gianyar Kabupaten yang kreatif dalam seni dan budaya. Harapannya kegiatan ini dapat mendorong, memotivasi generasi muda milenial dalam  mengembangkan potensi diri sesuai bakat melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan seni tradisi dan seni modern. Nanti  puncaknya Bali Digital Festival dilaksanakan tanggal 2 hingga 4 Juni di Srdha Candra,” tegasnya. 

Dewa Ngakan Ngurah Adi, mengatakan, dari ke seluruh desa di Gianyar yang berjumlah 64 desa. Warga yg menerima BLT Tahun 2023 di sebanyak  2.157 orang. “Hal ini sesui regulasi dana desa dimana BLT wajib dianggarkan 10% maksimal 25% dari dana desa yang diterima tiap desa,” ungkapnya. 

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban. “Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel ini, merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah Kabupaten Gianyar kepada seluruh masyarakat Gianyar, ” ujarnya.

Ketua DPC PDI P Gianyar, I Made Mahayasyra, Senin (8/5/2023) menyebutkan penyusunan Bacaleg dari PDI P sudah jauh-jauh hari dilakukan seleksi. Selain itu, keseluruhan Bacaleg adalah kader yang sudah mengabdi di partai dan sudah membuktikan loyalitas kepada partai. “Jadi tidak ada kader karbitan yang kami pasang, loyalitas sudah terbukti dan memiliki basis masa yang riil,” jelas Made Mahayastra. 

Diakui Dewa Asmara, untuk fasilitas penunjang bagi wisatawan masih sangat minim. Dari luasan sekitar 10 hektar KRG, di dalam kawasan hutan baru terdapat 800 meter jalan setapak. Idealnya panjang jalan setapak mencapai 3.000 meter dan masih kurang lagi 2.200 meter. “Ke depannya, jalan setapak ini yang akan di kembangkan, sehingga pengunjung tidak bisa sembarangan masuk ke area pengembangan,” jelasnya. Selain jalan setapak, juga akan di kembangkan rest area di dalam KRG yang sifatnya edukatif.