Bupati juga menyampaikan, kepada jajaran RSUD Giri Asih mulai dari Direktur, para Kabid, dokter spesialis serta perawat agar serius memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai rumah sakit baru, Bupati menginginkan masyarakat benar-benar merasakan layanan yang terbaik. "Tidak lagi ada pengaduan-pengaduan menyangkut masalah layanan, kamar, keramah tamahan dan penunjang lainnya. Kami ingin rumah sakit ini benar-benar menjadi rumah sakit rujukan terbaik, tidak hanya untuk Bali, bila perlu international," terang Bupati.
Badung sebagai daerah pariwisata juga sangat menunjang kapasitas dari Rumah Sakit ini. Semakin layanan dirasakan bagus dan menjanjikan, wisatawan tidak akan ragu datang berlibur ke Badung khususnya, sehingga ini menjadi satu daya tarik medical tourism. "Direktur dan jajarannya agar fokus, apabila ada hal-hal yang perlu dipersiapkan silahkan koordinasi dengan Kadiskes, tentu saya akan siap mensupport. Kedepan kami akan mengembangkan rumah sakit ini sebagai bagian dari master plan," imbuhnya.
Sementara Direktur RSUD Giri Asih dr. Ni Luh Ketut Ayu Ratnawati menjelaskan, dengan keluarnya izin operasional, pihaknya sangat bersemangat dan siap melayani pasien. Hal ini sangat ditunjang dari kesiapan SDM, alat-alat kesehatan termasuk anggaran. Dijelaskan pula, rencana RSUD Tipe C ini setelah izin operasional keluar yaitu, membuka layanan selama tiga bulan untuk mendapatkan data rawat inap, IGD, operasi untuk pengajuan akreditasi. Setelah itu baru bekerjasama dengan BPJS, sehingga bisa melayani masyarakat badung. Untuk itu pihaknya mengharapkan dukungan dari masyarakat, sehingga nanti dapat melayani secara penuh dengan pelayanan yang berkualitas.W-004










