Beragam diskusi tersebut mencerminkan dinamika kebutuhan industri sekaligus memperkuat peran BATIC 2026 sebagai ruang untuk bertukar perspektif, membuka peluang kemitraan, dan mendorong inovasi di kawasan.
Tidak hanya melalui konferensi utama, BATIC 2026 turut memperluas ruang kolaborasi melalui berbagai side events, di antaranya Mplify's APAC Member Workshop, Future Tech Leaders Summit, Closed-door Leadership Summit, MNV Session, i3Forum's Industry Perspectives, TM Forum Workshop, dan Mplify's Southeast Asia Council Meeting.
Berbagai sesi tersebut membahas isu strategis mulai dari Composable IT, Trustworthy AI, Autonomous Networks, data center berbasis AI, hingga perkembangan ekosistem mobile dan intelligent engagement. Kehadiran Expert Spotlights juga memperkaya rangkaian diskusi dengan perspektif dari para pakar industri.
Semangat kolaborasi yang terbangun sepanjang penyelenggaraan BATIC 2026 juga diwujudkan melalui sejumlah kemitraan strategis. Telin menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PEACE untuk ekspansi konektivitas, Manifesto Open API & Open Digital Architecture bersama TM Forum, Memorandum of Understanding (MoU) Strategic Partnership dengan SM+, MoU BSC Fiber Pair Project Capacity and Connectivity dengan GTI, serta MoU dengan Mitratel terkait eksplorasi transaksi aset Telin di Timor-Leste.
Berbagai kesepakatan tersebut memperkuat langkah Telin dan TelkomGroup dalam memperluas kapabilitas digital serta membuka peluang pertumbuhan baru di kawasan.
Abdul Rahman Ansyori, Chief Executive Officer Telin, mengatakan, BATIC adalah platform tempat seluruh ekosistem digital berkumpul untuk mengubah diskusi menjadi kolaborasi yang bermakna.










