BATIC 2026 Kukuhkan Indonesia sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik

IMG-20260902-WA0012
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, menyampaikan materi di even BATIC 2026. ist

Di luar rangkaian konferensi utama, Telin sebagai penyelenggara BATIC 2026 bersama GLF juga mempertemukan para eksekutif C-level dalam Leadership Summit tertutup untuk membahas investasi, rantai pasok, kolaborasi ekosistem, serta kebutuhan energi bagi pengembangan infrastruktur berbasis AI.

Memasuki hari kedua, pembahasan diarahkan pada peran cloud dan AI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Asia Pasifik. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah, pada sesi Ministerial Keynote menyoroti penguatan transformasi digital Indonesia di tengah perkembangan cloud dan AI.

“Seiring cloud dan AI terus membentuk ulang perekonomian dan masyarakat kita, masa depan digital Indonesia harus dibangun tidak hanya di atas inovasi dan infrastruktur, tetapi juga kepercayaan. Hal ini membutuhkan ekosistem digital yang kuat, aman, dan inklusif, yang didukung oleh kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat luas. Melalui kolaborasi, kita dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Edwin Hidayat.

Rangkaian diskusi kemudian mengeksplorasi perkembangan data center, konektivitas, dan cloud di era AI yang mendorong peningkatan permintaan layanan di kawasan. Perkembangan Bring Your Own IP Address (BYOIP) sebagai bagian dari nilai strategis bagi penyedia cloud, konektivitas, dan data center juga menjadi salah satu ulasan strategis bagi para pelaku industri.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top