“Saat itu korban sempat mengatakan banjir sambil merekam menggunakan ponselnya namun tiba-tiba banjir besar datang dan menghantam rumah miliknya hingga ketiga orang hanyut terbawa banjir,”jelas Perbekel Desa Banjar Ida Bagus Dedy Suyasa.
Dilain sisi menurut Dedy pihaknya baru menerima laporan puluhan rumah rusak namun secara rinci dirinya belum mengetahui berapa jumlah rumah dan kerugian yang dialami.
“Kalau jumlah rumah belum yang jelas puluhan rumah yang rusak akibat banjir dan untuk jumlah kerugian belum kami ketahui,”singkatnya lagi.
Hilangnya ketiga korban sempat dilakukan pennyisiran disekitar rumah dan beberapa Lokasi namun karena situasi tidak memungkinkan akhirnya pencarian yang melibatkan tim Basarnas Buleleng, TNI, Polri, PMI serta warga masyarakat dihentikan.
“Karena situasi saat ini tidak memungkinkan akhirnya pencarian kami hentikan. Dimana banjir masih tinggi dan Lokasi kejadian berlumpur serta mendung tebal takut terjadi banjir susulan sehingga pencarian kami hentikan,”jelas Kepala Koordinator Pos Basarnas Kabupaten Buleleng Kadek Donny Indrawan.
Lebih jauh pihaknya akan melakukan pencarian, Sabtu (7/3/2026) hari ini sekitar pukul 07.00 wita. Dimana rencananya pencarian akan di bagi rua yakni pencarian yang melakukan penelusuran Sungai Mendaum dan pencarian di lakukan di pesisir Pantai.
“Dalam pencarian nanti kita akan melakukan pembagian ada yang melakukan pencarian menelusuri aliran Sungai dan pencarian dengan melakukan penyisiran di areal Pantai. Semoga ketiga warga yang hilang bis akita temukan dengan selamat,”harapnya.










