Antisipasi Rabies, Boehringer Ingelheim Indonesia bersama Distanpangan Bali Sukses Vaksin 1200 Anjing dan Kucing

Menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk masyarakat Bali dan wisatawan. 


Warning: strlen() expects parameter 1 to be string, array given in /home/fajarbal/public_html/wp-includes/functions.php on line 262
(Last Updated On: )

 

Vaksinasi rabies oleh Boehringer Ingelheim Indonesia berkolaborasi dengan Distanpangan Bali, Dinas Pertanian Gianyar, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali pada 30-31 Agustus 2023 lalu

 

 

DENPASAR-fajarbali.com | Boehringer Ingelheim Indonesia (BIID), berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali melaksanakan vaksinasi rabies pada 30-31 Agustus 2023 lalu. Kegiatan yang berhasil memvaksinasi 1200 anjing dan kucing tersebut dilaksanakan untuk mengurangi penyebaran rabies. Sehingga menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk masyarakat Bali dan wisatawan. 

Berdasarkan catatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, per Juni 2023 ini, di Provinsi Bali terdapat sebanyak 19.035 kasus gigitan anjing. Meskipun dampak rabies terhadap industri pariwisata lokal saat ini terbatas, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang vaksinasi rabies di kalangan masyarakat setempat untuk mencegah potensi risiko penularan dan kematian akibat rabies.

“Kami berbahagia bekerjasama dengan PT Boehringer Ingelheim Indonesia dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi rabies ini dengan pihak terkait setempat di Bali. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah yang mendukung dan sangat membantu kami dalam memberantas rabies dan mewujudkan Bali sebagai provinsi bebas rabies,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Nurul Hadi Kristriantri.

Nurul Hadi mengatakan, dengan kegiatan vaksinasi rabies pada 1.200 ekor anjing dan kucing bertujuan menjaga ekosistem. Upaya kolaboratif dengan Boehringer Ingelheim ini menggarisbawahi komitmen Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali terhadap kesehatan masyarakat dan kesejahteraan hewan. “Kemitraan seperti ini sangat membantu dan secara berkesinambungan memberantas rabies. Setiap orang mempunyai tanggung jawab, baik dalam memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran, melakukan dan mempersiapkan vaksinasi. Dengan pemahaman dan alat yang tepat, guna memberantas rabies melalui vaksinasi yang ditargetkan, kami tidak hanya menjaga kesejahteraan hewan peliharaan kita, tetapi juga memperkuat status kita sebagai destinasi yang aman dan menarik, memperkuat mata pencaharian masyarakat lokal dan industri pariwisata,” katanya. 

Sementara, Presiden Direktur PT Boehringer Ingelheim Indonesia Rithesh Kumar Mishra mengungkapkan, vaksinasi rabies sangat penting di Indonesia karena berdampak pada kesehatan masyarakat, kesejahteraan hewan, dan pariwisata. Kementerian Kesehatan Indonesia (KEMENKES) melaporkan bahwa sekitar 95% kasus rabies pada manusia disebabkan oleh gigitan anjing yang terinfeksi rabies. 

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali yang telah bermitra dengan kami untuk kampanye penting ini. Bali telah menjadi pemain penting dalam pemberantasan rabies di Indonesia dan perjalanan kami tidak berakhir disini. Bersama-sama kami berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran, memberantas rabies, dan menyediakan vaksin gratis kepada masyarakat di Jakarta pada tanggal 20 September. Agar inisiatif ini semakin membawa dampak positif, kami mengundang seluruh warga yang tinggal di daerah sekitar untuk bergabung bersama kami dengan membawa hewan peliharaan kesayangan anda dan berpartisipasi dalam upaya ini,” terangnya.W-004

 

Next Post

Kapolresta Bambang Serahkan Bantuan Sumur Bor dan Pompa Air ke Warga

Kam Sep 14 , 2023
Bantu Pemenuhan Air Bersih
IMG_20230914_210717

Berita Lainnya