“Membaiknya pertumbuhan penjualan industri otomotif berdampak positif pada kinerja Adira Finance di 2022. Perusahaan mencatatkan pembiayaan baru meningkat
sebesar 22% y/y menjadi Rp31,7 triliun terutama didorong dari pertumbuhan segmen pembiayaan mobil. Di samping itu, Adira Finance berhasil membukukan pertumbuhan piutang yang dikelola sebesar 10% menjadi sebesar Rp44,6 triliun, setelah sempat
mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir karena dampak pandemi Covid-19.” Kata I Dewa Made Susila, Presiden Direktur.
Pembiayaan syariah sebesar Rp9,6 triliun atau berkontribusi 21% dari total piutang yang dikelola pada tahun 2022, meningkat dari tahun 2021 sebesar 18%.
Disamping itu, pembiayaan baru di segmen Syariah dibukukan meningkat 20% menjadi Rp6,6 triliun di tahun 2022. Pertumbuhan ini sejalan dengan Langkah strategis yang dilakukan Perusahaan dengan terus memberikan penyaluran pembiayaan produk Syariah secara agresif serta peningkatan jaringan usaha syariah.
“Secara regional, pembiayaan baru Adira Finance wilayah Bali dan Nusa Tenggara (BNT) di 2022 tercatat mencapai Rp1,5 triliun, naik 39% y/y jika dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong pertumbuhan pembiayaan baru segmen mobil sebesar 51% y/y, diikuti segmen sepeda motor dan non otomotif masing-masing sebesar 33% y/y dan 22% y/y. Secara keseluruhan, Area BNT berkontribusi sekitar 5% dari total pembiayaan baru Adira Finance.” Kata Kawil BNT.
Terkait jaringan usaha, per 31 Desember 2022 Adira Finance telah mengoperasikan 459 jaringan usaha di seluruh Indonesia dengan didukung sekitar 17 ribu karyawan, untuk melayani sekitar 1,7 juta konsumen. Untuk mendukung pembiayaan produk ramah lingkungan dan untuk menerapkan keuangan keberlanjutan, Adira Finance telah mulai menyalurkan pembiayaan kendaraan listrik, yang nilainya meningkat signifikan di kuartal IV-2022 dibandingkan kuartal sebelumnya. Peningkatan ini didukung dengan meningkatnya pemahaman masyarakat akan pentingnya konsep “green living”, penambahan infrastruktur pengisian baterai kendaraan listrik oleh Pemerintah, serta munculnya beberapa produsen kendaraan listrik.










