Adira Finance Mencatatkan Pertumbuhan Laba Bersih 32% di Tahun 2022

Foto1

Adira Finance membukukan laba bersih yang tumbuh sebesar 32% y/y menjadi sebesar Rp1,6 triliun terutama disebabkan penurunan pada biaya bunga dan biaya kredit di sepanjang tahun 2022.

 

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kementerian Keuangan memproyeksikan prospek pertumbuhan ekonomi domestik akan tetap tumbuh di atas 5% pada 2023. Namun demikian, potensi risiko tekanan ekonomi global, serta kenaikan suku bunga di negara maju masih perlu diperhatikan.


Di sisi lain sebagai respon dalam menghadapi tantangan dari luar, Bank Indonesia menaikkan suku bunga BI7DRR sebanyak 5 kali menjadi 5,50% sepanjang tahun 2022. Selain itu, Pemerintah juga melakukan kenaikan harga bahan bakar minyak untuk
memperbaiki defisit anggaran fiskal.


Sepanjang tahun 2022 penjualan industri mobil baru ritel tercatat tumbuh sebesar 17% menjadi 1,0 juta unit. Pertumbuhan tersebut didorong perpanjangan masa berlakunya insentif pajak PPnBM dan membaiknya iklim bisnis. Sementara itu, penjualan sepeda motor baru ritel tercatat mencapai 5,3 juta unit atau hanya tumbuh sebesar 4% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut relatif kecil dibandingkan pertumbuhan penjualan mobil, terutama karena terkendalanya proses produksi akibat kelangkaan chip semikonduktor dan berbagai suku cadang otomotif lainnya di pertengahan tahun 2022, meskipun daya beli masyarakat sudah membaik. Namun demikian, mengingat prospek pertumbuhan ekonomi cukup baik, dan produksi kendaraan berangsur pulih, pertumbuhan industri otomotif diharapkan akan berlanjut di tahun 2023.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top