DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Warmadewa (Unwar) berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menyelenggarakan The 5th ISoBispro (International Seminar on Business and Professional Communication) bertajuk "Interpreting and Professional Communication in the Digital and Industrial Era" pada Rabu (22/7/2026) di Ajna Dewi Hall, Gedung G2 Fakultas Teknik Unwar.
Seminar internasional ini menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, dan peneliti dari dalam maupun luar negeri untuk mendiskusikan perkembangan ilmu penerjemahan (translation studies), komunikasi profesional, serta tantangan dan peluang pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di era digital dan industri.
Ketua Pelaksana ISoBispro 2026, Dewi Kurniawati, M.Pd., mengatakan penyelenggaraan seminar tahun ini menunjukkan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui forum ilmiah berskala internasional.
"Tahun ini kami menunjukkan komitmen yang lebih kuat dengan berkolaborasi bersama Universitas Warmadewa. Kerja sama ini tidak hanya dalam penyelenggaraan seminar internasional, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan penelitian," ungkapnya.
The 5th ISoBispro 2026 menghadirkan sejumlah narasumber internasional dan nasional, yakni Prof. Alexandra Ludewig dari The University of Western Australia, Dr. Mohammed H. Alagad dari University of Malaya, Dr. Drs. I Wayan Ana, M.Hum. dari Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Dra. Ina Sukaesih, M.M., M.Hum. dari Politeknik Negeri Jakarta, serta Inanti P. Diran, Ed.M., seorang Indonesian Conference Interpreter.
Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar internasional yang diinisiasi Program Studi Sastra Inggris Fakultas Sastra Unwar bersama PNJ.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus mendukung upaya Universitas Warmadewa menuju kampus berkelas dunia.
"Atas nama pimpinan universitas dan seluruh sivitas akademika, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya seminar internasional ini. Melalui kegiatan seperti ini akan lahir berbagai bentuk kolaborasi dan kerja sama, termasuk penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang nantinya dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama antarinstitusi yang lebih luas," ujarnya.
Ia menambahkan, setelah berhasil meraih akreditasi Unggul, Universitas Warmadewa kini terus memperkuat langkah menuju internasionalisasi. Karena itu, penyelenggaraan seminar bertaraf internasional dinilai menjadi agenda strategis yang akan memberikan dampak positif bagi kemajuan institusi maupun Program Studi Sastra Inggris.
Ketua Program Studi Bahasa Inggris Politeknik Negeri Jakarta, Farizka Humolungo, M.A., menjelaskan bahwa kajian translation studies saat ini terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran teknologi AI memang telah mengubah cara kerja penerjemahan, namun menurutnya peran penerjemah manusia tetap tidak dapat tergantikan.
"AI saat ini mampu menerjemahkan bahkan melakukan interpretasi, tetapi tetap membutuhkan pendampingan dari human translators. Karena itu konferensi seperti ini tetap sangat penting untuk pengembangan keilmuan penerjemahan," jelasnya.
Farizka mengatakan, salah satu fokus utama seminar adalah membahas bagaimana memanfaatkan AI secara bijaksana dalam dunia penerjemahan serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul seiring pesatnya perkembangan teknologi.
"Perkembangan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Yang harus kita lakukan adalah memahami tantangannya, menghadapinya, dan mencari solusi terbaik agar AI dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa menghilangkan kualitas hasil penerjemahan," tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Menurutnya, tema seminar sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah pesatnya transformasi digital yang kini merambah hampir seluruh sektor kehidupan.
Ia menilai pemahaman mengenai penerjemahan, komunikasi digital, serta pemanfaatan AI sangat dibutuhkan, tidak hanya oleh mahasiswa tetapi juga masyarakat umum dan dunia industri.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Fakultas Sastra Universitas Warmadewa yang telah menyelenggarakan seminar internasional ini. Materi yang diangkat sangat strategis karena berkaitan dengan perkembangan dunia digital dan industri. AI memberikan banyak manfaat, namun perlu dipahami secara komprehensif agar dapat dimanfaatkan secara tepat," ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara Unwar dan Politeknik Negeri Jakarta menjadi nilai tambah yang memperkuat kualitas penyelenggaraan seminar sekaligus membuka peluang kerja sama akademik yang lebih luas pada masa mendatang.










