DENPASAR-fajarbali.com | Langkah baru dalam penguatan ekosistem pariwisata spiritual di Indonesia resmi dimulai. Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E., (M.Tru)., M.Si, resmi melantik pengurus dan anggota Asosiasi Dharma Wisata Dan Tirtha Yatra Indonesia (ADWITI). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali pada Selasa (2/6), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan sektor kepariwisataan.
Pelantikan ini mengusung tema besar "Jagadhita Jagat Kerthi: Mengaktualisasikan Tri Hita Karana Melalui Dharma Wisata Nusantara Yang Berkelanjutan". Momentum ini diharapkan menjadi tonggak sejarah yang kokoh bagi arah gerak organisasi ke depan. Melalui visi tersebut, ADWITI berkomitmen untuk mengemban, melestarikan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya serta spiritual dalam setiap program perjalanan dharma wisata di tanah air.
Dalam sambutannya, Anggota DPD RI Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, menekankan pentingnya soliditas kelompok dalam membesarkan sebuah organisasi baru. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk mengedepankan profesionalisme dan rasa persaudaraan demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
"Kita membutuhkan loyalitas dan kita membutuhkan semangat untuk saling mendukung dan berkolaborasi karena organisasi yang besar tidak dibangun oleh satu orang hebat saja, tapi dibangun oleh banyak orang, oleh ekosistem yang mampu berjalan bersama dengan satu tujuan yang sama. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersama-sama membangun organisasi ini dengan menggunakan pengabdian, profesional, dan persaudaraan," ujar Arya Wedakarna.
Apresiasi dan harapan besar juga datang dari pemerintah daerah setempat. Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Pariwisata Bali, Ngurah Bagus Gede Pasek Wira Kusuma, menyambut baik kehadiran ADWITI yang kini menggenapi jumlah 55 asosiasi kepariwisataan di Bali. Kehadiran asosiasi baru ini diharapkan mampu memperkuat kenyamanan wisatawan serta mendukung tata kelola usaha pariwisata yang sehat.
"Mudah-mudahan dengan adanya launching ADWITI menjadi suatu momen ketika penguatan pariwisata terus keberlanjutannya yaitu untuk kenyamanan bagi wisatawan. Harapan saya kepada ADWITI bagaimanapun nanti bisa berkolaborasi dengan asosiasi yang sudah ada untuk membangun pariwisata berkelanjutan dan menjaga pelaksanaan usaha saluran dengan baik, karena visi Bapak Gubernur yaitu menyelenggarakan kepariwisataan Bali ini dengan berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat," papar Ngurah Bagus Gede Pasek.
Sementara itu, Ketua Umum ADWITI terpilih, I Nyoman Surya Dharma Subawa, menegaskan bahwa amanah yang diterimanya merupakan sebuah tanggung jawab besar, bukan sekadar jabatan seremonial. Ia memandang sektor dharma wisata dan tirtha yatra memiliki potensi ekonomi, pendidikan, dan spiritual yang luar biasa bagi masyarakat lokal, namun masih menghadapi tantangan besar dari segi tata kelola.
"Ini adalah kekuatan tanggung jawab yang sangat besar untuk menjaga kepercayaan, menyatukan visi, dan membawa organisasi ini benar-benar hadir dan bermanfaat bagi seluruh anggota. Kita memiliki tantangan yang besar mulai dari standarisasi pelayanan, kualitas program, tata kelola usaha yang benar, hingga perlindungan konsumen yang sangat penting serta sinergi antar pelaku usaha," tegas I Nyoman Surya Dharma Subawa.
Pada akhir prosesi, seluruh pengurus sepakat bahwa ADWITI dirancang untuk menjadi rumah bersama bagi para pelaku usaha wisata religi dan spiritual di Indonesia. Dengan tata kelola yang profesional dan bermartabat, asosiasi ini optimis mampu mewujudkan jagadhita jagat kerthi, dan Tri Hita Karana sebuah konsep kesejahteraan dunia yang dicapai melalui keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan Yang Maha Esa. (M-001)









