Waspada Penularan Virus Corona Melalui Udara

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum lama ini merilis pedoman baru tentang penularan virus corona baru, yang mengakui laporan transmisi virus penyebab penyakit Covid-19 melalui udara.

Dalam panduan terbarunya tersebut, WHO mengakui beberapa laporan wabah virus corona yang berkaitan dengan keramaian di dalam ruangan, yang menyebutkan kemungkinan transmisi aerosol. Misalnya, saat latihan paduan suara, di restoran, maupun di kelas kebugaran.

 

Pedoman WHO juga mengakui, penularan virus corona melalui udara bisa terjadi selama prosedur medis spesifik yang menghasilkan aerosol. Contohnya, ketika melakukan intubasi endotrakeal kepada pasien terjangkit virus corona. Intubasi endotrakeal adalah prosedur medis untuk memasukkan alat bantu napas berupa tabung ke dalam tenggrorokan (trakea) melalui mulut atau hidung. Intubasi bertujuan agar pasien dengan kondisi berat bisa tetap bernapas.

 

Sehubungan dengan itu, dokter penyakit dalam spesialis paru-paru, dr Sumardi mengatakan, dalam keadaan tersebut, ia menyarankan pekerja medis untuk melakukan prosedur, seperti mengenakan masker pernapasan N95 dan peralatan pelindung lainnya. Dengan catatan, di ruangan berventilasi memadai. "Sangat dibutuhkan untuk menyelidiki kejadian seperti itu dan menilai signifikansi mereka untuk transmisi Covid-19," jelasnya.

 

Berdasarkan tinjauan terhadap bukti saat ini, virus corona menyebar di antara orang melalui kontak langsung atau tidak langsung, dengan permukaan yang terkontaminasi atau kontak dekat dengan orang yang terinfeksi yang menyebarkan virus. Penyebaran virus ini melalui air liur, sekresi pernapasan, atau tetesan yang keluar ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top