Pemberdayaan Guru untuk Kesehatan Gigi dan Mulut Murid SDN 10 Pedungan

IMG-20260427-WA0035
Pengabdian kepada masyarakat sekma PKM dengan memberdayakan para guru untuk mentransfer keterampilan merawat kebersihan gigi dan mulut murid SDN 10 Pedungan, Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Kesehatan gigi dan mulut adalah aspek kesejahteraan anak-anak yang sering terabaikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SDN 10 Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, sebanyak 48,4% didapatkan pengetahuan tentang Kesehatan gigi dan mulut dengan kriteria buruk.

Untuk mengatasi masalah tersebut Tim Pengabdi dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan pola pemberdayaan para tenaga pengajar atau guru di SDN 10 Pedungan.

Tim PKM diketuai Ni Made Sirat, S.Si.T, M.Kes., dengan anggota drg. Asep Arifin Senjaya, M.Kes., Ni Nyoman Dewi Supariani, S.Si.T, M.Kes, serta dibantu sejumlah mahasiswa jurusan kesehatan gigi.

Made Sirat, menuturkan program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya merawat gigi dan mulut mereka secara dini.

Dalam program ini, lanjut Sirat guru-guru diberikan pelatihan intensif tentang kesehatan gigi dan mulut, teknik menyikat gigi yang benar, dan cara memberikan edukasi kesehatan gigi kepada siswa.

"Hasil analisis situasi dapat diidentifikasi permasalahan mitra yaitu prevalensi karies gigi masih relatif tinggi pada siswa sekolah dasar," jelas Made Sirat, ditemui di lokasi PKM, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, kebiasaan mengkonsumsi
makanan kariogenik yang masih tinggi pada siswa sekolah dasar. Belum pernah dilakukan kegiatan pelatihan kesehatan gigi dan mulut bagi guru-guru sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas IV Denpasar Selatan.

Berdasarkan identifikasi masalah yang ada, lanjut dia, maka prioritas masalahnya yaitu pelatihan kesehatan gigi dan mulut bagi guru-guru SDN 10 Pedungan. Pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan demontrasi.

Kegiatan melibatkan petugas kesehatan gigi serta guru – guru SDN 10 Pedungan. Sasran kegiatan murid sebanyak 35 orang serta para guru.

BACA JUGA:  Tekan Kasus DBD Libatkan Anak Usia Dini, SDN 2 Panjer Bentuk Jumantik Cilik

"Target kami guru sekolah dasar yang terlatih dalam penyuluhan kesehatan gigi dan mampu memeriksa kebersihan gigi menggunakan disclosing solution," ungkapnya.

Tim pengabdi berterima kasih atas sambutan yang hangat dari kepala sekolah dan jajaran. Terbukti jumlah peserta mencapai 65 orang. Bentuk kegiatan meliputi, pelatihan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan media booklet, phanton/model gigi, sikat dan pasta gigi.

"Guru-guru dilatih bagaimana cara memelihara kesehatan gigi dan mulut serta melakukan pencegahan supaya tidak terjadi karies gigi pada anak. Selanjutnya guru mentransfer keterampilan kepada muridnya," tambah Made Sirat.

Di akhir kegiatan, pengabdi menyerahkan bantuan berupa sound system portable, peralatan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut (phantom/model gigi, sikat dan pasta gigi).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah ada kerjasama dengan Kepala SDN 10 Pedungan Ni Nyoman Nanak Lastari, S.Pd, M.Pd., berharap kegiatan yang didasari kerja sama anata sekolah yang dipimpinnya dengan Poltekkes Kemenkes Denpasar dapat terus berlanjut.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top