GIANYAR-fajarbali.com | Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas) Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program yang mengintegrasikan aspek lingkungan, budaya, dan pemberdayaan generasi muda.
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, berlangsung selama hampir dua bulan, yakni sejak 18 Februari hingga 11 April 2026.
Program PkM ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing, I Gusti Ngurah Made Wiratama, S.Pd., M.Si., bersama tiga mahasiswa pelaksana, yaitu Ni Komang Riskayani, Ni Putu Mira Listya Dewi, dan I Kadek Agus Trisna Putra.
Kegiatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya lokal, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan melalui dokumentasi, edukasi, serta penguatan kapasitas komunikasi masyarakat adat.
Salah satu program unggulan adalah pendampingan pembuatan video profil Pura Pancoran Selukat. Pura yang dikenal sebagai sumber tirta pemuput ini memiliki nilai spiritual dan ekologis yang tinggi bagi masyarakat setempat.
Tim PkM mendokumentasikan berbagai aktivitas keagamaan, termasuk prosesi Melasti yang dilaksanakan pada 17 Maret 2026, sehari sebelum Hari Pengerupukan.
Dokumentasi ini tidak hanya menampilkan sisi ritual, tetapi juga mengangkat pentingnya menjaga kelestarian sumber air suci sebagai bagian dari lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Selain itu, tim juga melakukan wawancara dengan pemangku dan pengempon pura untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan berbasis spiritualitas.










