Harapkan Bantuan Beras Rutin dan Tambahan Tenaga Guru

BANGLI - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Meski telah hampir sepuluh tahun telah beroperasi, nyatanya kondisi Sekolah Pasraman Gurukula yang berada di Kelurahan Kubu, Bangli masih cukup memprihatinkan. Pasalnya, untuk operasionalnya selama ini hanya mengandalkan bantuan dari para donatur yang sifatnya tidak tetap atau insidentil. Lebih memperihatinkan lagi, untuk kebutuhan makan bagi 130 anak SMP dan SMA yang ada ditempat tersebut masih minus 1,2 ton beras per bulan. Selain itu, tenaga guru juga sangat minim.

 

Atas persoalan tersebut, pihak sekolah berharap Gubernur Bali I Wayan Koster agar turut bisa memberikan perhatian untuk pengembangan sekolah setempat. “Kebutuhan beras setiap bulannya sebanyak 1,5 ton untuk makanan 130 orang anak-anak kami dari SMP dan SMA. Dari dua tahun terakhir, memang sudah ada bantuan tetap dari donatur sebanyak 300 kg per bulan. Jadi masih minus 1,2 ton untuk makanan anak-anak per bulan,” ungkap Kepala Sekolah Pasraman Gurukula, I Wayan Arsada saat dihubungi Rabu (04/03/2020). Beruntung kekurangan itu, masih bisa ditanggulangi dari bantuan insidentil yang datang dari para donator lainnya. Dimana, hitungan per hari kebutuhan beras di Pasrama Gurukula sebanyak 50 kg beras.

Sementara peran pemerintah, lanjut Arsada, bantuan yang diberikan selama ini juga sifatnya insidentil, berupa bantuan fisik atau bangunan bagi pasraman. Sedangkan untuk sekolahnya, memang sudah ada dana bos. Namun karena siswanya sedikit, sehingga jumlahnya sedikit juga. “Operasional sekolah, ada dari dana bos saja. Sementara untuk tenaga guru kami sangat minim sekali” keluh Mantan Pria yang pernah nyalon jadi Bupati Bangli tahun 2010 dari jalur independen ini.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top