
LPM Unwar melakukan pendampingan terhadap dua industri rumahan pie susu di Denpasar.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pelaku usaha pie susu belakangan sangat berkembang pesat, khususnya di Denpasar. Produknya pun sukses menjadi ciri khas oleh-oleh Pulau Dewata bagi wisatawan.
Meski berkontribusi bagi perkembangan sektor pariwisata, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pie susu ternyata menemui banyak kendala dalam proses produksinya.
Karenanya, Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Warmadewa (Unwar) tergerak untuk meningkatkan kapasitas UMKM pie susu yang dikemas dalam pengabdian, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada kelompok Usaha Pie Susu Jaya Dua dan Bariesta yang berlokasi di Jalan Salya No. 28 Denpasar.
Ketua Pelaksana PKM, Dr. Ni Wayan Sitiari SE., MM., dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu (3/6/2023), lalu, menjelaskan, permasalahan yang dihadapi pelaku usaha belum memahami dengan baik sistem akuntansi dan belum menerapkan strategi pemasaran berbasis digital.
"Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam merencanakan keuntungan dengan system akutansi yang benar, meningkatkan niat kewirausahaan, meningkatkan kemampuan dalam mempergunakan sistem pemasaran berbasis digital," kata Sitiari, didampingi anggota Ni Nengah Sri Ekayani, SE., M.Si, dan Ni Nyoman Rusmiati, SE.,MM dan 4 orang mahasiswa.
Kata Sitiari, dalam mengelola usaha kecil dibutuhkan kerja keras dengan jiwa kewirausahaan. Pelaku usaha harus proaktif mencari informasi tentang produk, untuk memenuhi selera konsumen yang selalu berubah.










