Varash Undang Masyarakat untuk “Nyeker” di Pinggir Pantai Petitenget 

IMG-20261027-WA0020
(kanan-kiri)-Direktur Pelaksana Varash, Dewa Putu Ripa Wahyudi dan Wayan Suantika selaku Humas Varash. (foto: fb/gde)

Direktur Pelaksana Varash, Dewa Putu Ripa Wahyudi, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya memperluas pemaknaan wellness atau kebugaran dan kesejahteraan melalui pengalaman langsung bersama alam dan masyarakat.

“Varash memang tumbuh dari produk herbal dan kedekatan dengan alam. Tetapi bagi kami, wellness tidak berhenti pada produk. Ada cara kita hidup, bergerak, berinteraksi, dan membangun hubungan dengan lingkungan. Melalui Fun Grounding, kami ingin nilai itu bisa dialami bersama,” ujar Dewa.

Menurutnya, grounding dapat dimulai dari aktivitas sederhana tanpa harus dikemas sebagai sesuatu yang rumit. Berjalan di alam terbuka, menikmati udara pagi, dan meluangkan waktu untuk diri sendiri menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara sesaat, tetapi juga mendorong masyarakat lebih aktif bergerak, menghabiskan waktu di alam terbuka, serta meningkatkan kualitas kebersamaan dengan keluarga dan komunitas.

Tiga Pesan Utama: Ground, Breathe, Connect

Konsep Ground, Breathe, Connect menjadi landasan utama penyelenggaraan Varash Fun Grounding 2026.

Ground mengajak peserta merasakan langsung lingkungan alam, termasuk pasir Pantai Petitenget, sekaligus membangun kesadaran akan keterhubungan manusia dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Sementara itu, Breathe menekankan pentingnya menyediakan waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas, bergerak, menikmati suasana pagi, dan menyadari aktivitas yang sedang dijalani.

Adapun Connect memperluas makna kegiatan dari sekadar kontak fisik dengan permukaan bumi menjadi ajakan membangun hubungan dengan diri sendiri, keluarga, komunitas, masyarakat, dan lingkungan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top