Gerakan ini merupakan hasil sinergi kemanusiaan Asuransi Jasindo, Pemerintah Kabupaten Tabanan, lembaga kemanusiaan, dan diaspora NTT di Bali dengan mengedepankan nilai solidaritas, kepercayaan, kecepatan, keberlanjutan, dan kebersamaan.
“Semangat kemerdekaan bagi kami adalah semangat untuk saling menguatkan. Karena itu, kami ingin PEKEN Jasindo menjadi ruang di mana masyarakat dapat bertemu, berkolaborasi, mendapatkan akses, sekaligus memberikan manfaat bagi sesama. Kami berharap berbagai inisiatif ini dapat menjadi kontribusi nyata untuk masyarakat Tabanan dan Bali,” tutur Brellian.
PEKEN Jasindo Tabanan 2026 merupakan bagian dari upaya Asuransi Jasindo untuk menghadirkan kontribusi sosial yang tidak berhenti pada satu kegiatan. Melalui pemberdayaan UMKM, dukungan pendidikan dan inklusivitas, pengelolaan lingkungan, pengembangan kapasitas, kemudahan akses layanan publik, serta penguatan kesehatan dan perlindungan, Asuransi Jasindo berupaya membangun manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat.
“Dengan semangat “Nangun Sat Kerthi Lokal Bali”, PEKEN Jasindo menjadi wujud komitmen untuk tidak hanya merayakan Bali, tetapi juga menjaga alamnya, menghidupkan budayanya, memberdayakan masyarakatnya, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” tutup Brellian. [gde/rel]










