Dukungan tersebut diperkuat melalui business matching dan networking, yang membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk membangun koneksi dan kolaborasi usaha.
Asuransi Jasindo juga menyediakan 1.000 voucher pembelian dan 1.500 voucher hak undian doorprize bagi pengunjung dan komunitas yang hadir, sehingga diharapkan dapat meningkatkan interaksi sekaligus mendorong penjualan produk UMKM.
“Kami tidak hanya memberikan ruang bagi UMKM untuk berjualan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jejaring dan mengenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Brellian.
Pilar Pendidikan: Buka Akses dan Dukung Kemandirian Penyandang Disabilitas
Manfaat PEKEN Jasindo juga diwujudkan melalui dukungan di bidang pendidikan, khususnya bagi penyandang disabilitas. Asuransi Jasindo memberikan beasiswa pendidikan kepada tiga siswa serta tongkat tuna netra kepada 14 penerima manfaat.
Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu keberlanjutan pendidikan sekaligus menunjang mobilitas dan kemandirian penerima manfaat. Bagi Asuransi Jasindo, pendidikan dan aksesibilitas merupakan bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang inklusif agar setiap individu dapat berkembang dan berpartisipasi secara lebih mandiri di masyarakat.
“Kami berharap manfaat PEKEN Jasindo juga dirasakan oleh mereka yang membutuhkan dukungan untuk terus belajar dan menjalani aktivitas secara lebih mandiri. Pendidikan membuka kesempatan, sementara dukungan aksesibilitas membantu penerima manfaat menjalani kesehariannya dengan lebih percaya diri. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan manfaat yang inklusif,” jelasnya.










