Namun, tantangannya adalah apakah mahasiswa memiliki gudang ide yang cukup untuk menghadapi masalah nyata? Hal ini sangat bergantung pada proses pembelajaran selama 3,5 hingga 4 tahun di kampus, kualitas sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Intinya, perguruan tinggi harus kembali pada konsep Secholai, yaitu sebagai ruang, tempat, atau media untuk bertukar pikiran serta menemukan ide-ide baru dan brilian dalam memecahkan berbagai permasalahan," jelas Gung Eddy.
Oleh karena itu, menurut dia, membangun perguruan tinggi bukan sekadar membangun artefak fisik, tetapi yang lebih penting adalah membangun mindset dan cara berpikir orang-orang di dalamnya.










