TPA Suwung Jadi Pembicaraan, Siswa Bali dan Jepang Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Maria Rischandra (17), siswa kelas XI SMK Harapan Denpasar tampak asyik berbincang dengan teman barunya dari Jepang. Mereka bertatap muka membicarakan soal pariwisata, penanganan sampah, hingga permasalahan sosial lainnya.

Lewat pembicaraan via aplikasi video skype, Maria bercerita kepada teman barunya itu soal sampah yang tak tertangani dengan baik, seperti tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Suwung. Ia menanyakan kepada siswa di Jepang, bagaimana cara menangani sampah yang baik tersebut?

Maria ingin, Indonesia dapat menjadi negara maju seperti Jepang, terutama soal penanganan sampah.

 With the World Inc, lembaga sosial yang fokus terhadap pendidikan, berkolaborasi dengan SMK Harapan Denpasar dan Kwansei Gakuin, Hyogo, Jepang (sekolah di Jepang) menyelenggarakan monitor discussion (diskusi jarak jauh), Rabu (18/4/2018) siang.

Dalam kegiatan tersebut, With the World yang baru pertama melakukan demo di Bali itu, mengajak siswa-siswi SMK Harapan Denpasar berkomunikasi secara langsung tentang persoalan yang terjadi di negara masing-masing. Harapannya, masing-masing siswa dapat memberi solusi, cara, atau hal apa saja terkait persoalan yang dihadapi.

 Manajer With the World, Christhoper Sumichan menjelaskan ada enam topik utama yang didiskusikan, yakni Indonesia sharing tentang persoalan sampah, kepedulian lingkungan, dan pendidikan, sedangkan Jepang sharing tentang persoalan sampah sisa makanan, pariwisata, serta tradisi dan budaya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top