Tolak Sidang Online, Jerinx Ajukan Eksepsi Pada Sidang Pekan Depan

DENPASAR -Fajarbali.com | Setelah mengalami penundaan selama dua pekan, sidang kasus ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx, Selasa (22/9/2020)  kembali dilanjutkan.

Sidang yang masih berlangsung secara daring alias online itu, sempat mengalami penundaan selama 15 menit karena tim kuasa hukum jering yang berjumlah 14 orang belum semuanya hadir di Mapolda Bali. 

Setelah tim kuasa hukum Jerinx lengkap, majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi langsung melanjutkan sidang. Setelah sidang dibuka, majelis hakim langsung bertanya kepada terdakwa apakah mengerti dengan isi dakwaan yang telah diterima oleh terdakwa. 

Ditanya begitu, Jerinx langsung menjawab tidak mengerti. "Maaf yang mulia,  saya tidak mengerti dengan isi dakwaan itu karena saya tidak mendengar langsung dan juga tidak menerima langsung dakwaan dari jaksa," jawab Jerinx. 

Diketahui, pada sidang sebelum, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pimpinan Otong Hendra Rahayu sudah membacakan dakwaan. Namun sebelum dakwaan dibacakan, terdakwa Jerinx bersama kuasa hukumnya terlebih dahulu meninggalkan ruang sidang.

Atas pernyataan Jerinx tersebut,  majelis hakim akhirnya meminta jaksa untuk kembali membacakan dakwaan meski hanya pokok-pokoknya saja. Sebelum jaksa kembali membacakan dakwaan, Jarinx meminta untuk bicara. 

"Maaf yang mulia saya sebagai terdakwa tetap menolak sidang online dan meminta sidang tatap muka karena kepentingan sidang ini bukan hanya untuk korban. Tetapi juga untuk saya. Bukan untuk JPU atau hakim. Selebihnya saya serahkan ke kuasa hukum untuk membela kepentingan hukum saya," tegas Jerinx. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top