Astra Motor Bali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal edukasi keselamatan ini secara konsisten. Langkah preventif ini dinilai sangat strategis mengingat tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Bali yang memerlukan kepatuhan hukum serta kesadaran berkendara yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat.
“Mengingat sebagian besar pelajar SMP belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), edukasi lebih diarahkan pada pemahaman mengenai pentingnya kelengkapan berkendara, baik bagi pengendara maupun pembonceng. Peserta diajak memahami bahwa keselamatan berkendara perlu dimulai dari hal sederhana, termasuk menggunakan perlengkapan yang sesuai dan mengingatkan orang terdekat untuk selalu berkendara dengan aman,” ujar Admin & Finance Manager Astra Motor Bali, Cokorda Bagus Purnawan didampingi Corporate Communication Astra Motor Bali, Sri Mayuni.
Sebagai bentuk apresiasi dan langkah nyata penanaman budaya aman, Astra Motor Bali membagikan jaket perlindungan #Cari_Aman kepada seluruh peserta yang hadir. Pembagian atribut keselamatan ini bukan sekadar pemberian fasilitas fisik, melainkan simbol tanggung jawab yang diharapkan dapat menular ke lingkungan keluarga dan kawan sebaya para siswa. Jaket tersebut menjadi sarana edukasi visual agar pesan keselamatan selalu teringat setiap kali mereka beraktivitas di jalan.
“Pemberian jaket tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perlengkapan yang bermanfaat, tetapi juga menjadi pengingat bagi para pelajar untuk selalu mengutamakan keselamatan serta turut mengajak keluarga dan orang-orang di sekitarnya untuk menerapkan budaya #Cari_Aman,” tegas Cokorda Bagus Purnawan.










