Tiga Kandidat Rektor UNHI Terlibat Debat Sengit

u10-IMG-20251031-WA0000
(kiri-kanan)-Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, SE., M.Si., Dr. Drs. I Putu Sarjana, M.Si., dan Dr. Ir. Komang Gede Santhyasa, ST., MT., saling rangkul usai telibat debat sengit. 

Pansel, lanjut Prof. Gelgel, merupakan representasi dari seluruh sivitas akademika, karena ada unsur senat 2 orang, pembina 2 orang, pengawas 1 orang, unsur yayasan 1 orang, dan unsur alumni 1 orang. Itu sudah diatur di dalam statuta. 

Sebelumnya, Rektor UNHI Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., berharap, penggantinya kelak mampu membawa UNHI sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional dengan cita rasa yang dimilikinya. 

Cita-cita itu, menurut Prof. Damriyasa bukanlah hal mustahil, sebab UNHI memiliki fondasi yang sangat kuat. Jaringan-jaringan dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri juga sudah terbangun dengan baik. 

Ia pun mengungkapkan banyak mendapatkan pengalaman berharga selama dua periode memimpin UNHI. Salah satunya berkunjung langsung ke kantong-kantong umat Hindu di daerah transmigrasi di Tanah Air. 

"Sebuah pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman yang saya tidak akan dapatkan jika tidak bergabung dengan UNHI," pungkasnya.

Meskipun perdebatan berlangsung sengit, namun ketiga kandidat kembari saling rangkul, karena pada hakikatnya, ketiga kandidat memiliki visi yang sama untuk membawa UNHI menjadi kampus unggul dan berdaya saing global.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top