‘The Faces of Indonesia’ Tampilkan 16 Topeng Khas Singapadu

(Last Updated On: 02/12/2023)

Press conference The Face of Indonesia, Jumat (1/12) di The Apurva Kempinski Bali

MANGUPURA-Fajar Bali

Dipenghujung tahun 2023, The Apurva Kempinski Bali berkolaborasi dengan dua telanta Bali yakni, seniman topeng asal Singapadu, Cokorda Alit Artawan dan fashion designer dan founder of Franksland, Franklin Firdaus dalam pameran ‘The Faces of Indonesia’ yang merupakan bagian dari Powerfull Indonesia Exibition Campaign.

“Ada 16 topeng khas Singapadu yang akan dishowcasing di Lobi Pendopo Kempinski Bali, dan akan menampilkan kolekasi parfum dari Franklin Firdaus , parfum terbaru insfired by Bali skala dan niskala,” ujar Director of Marketing and Communications of The Apurva Kempinski Bali Melody Siagian saat press conference, Jumat (1/12/2023).

Sebelumnya, kata Melody, seniman dari Sumatera hingga Papua sudah berkolaborasi, tentu ke depan kolaborasi serupa akan terus ditingkatkan bersama para talenta-talenta Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Melody melanjutkan, The Faces of Indonesia direncanakan sejak awal tahun 2023, namun bisa direalisasikan dipenghujung tahun. Tentu, kata dia, proses membangun kolaborasi ini membutuhkan beberapa proses mulai dari visit ke galeri, mempelajari histori dan mengenal proses pembuatan topeng tersebut.

“Dan ternyata itu sangat unik, karena ternyata topeng di Bali ada beberapa tipe dan Singapadu ini sangat unik. Ini perlu diperkenalkan dan kami sangat senang mempromosikan mengenai Bali lewat kesenian – kesenain yang dihasilkan,” katanya sembari mengatakan di tahun 2024, pihaknya tetap melakukan celebrating Indonesia dan akan launch campaign lagi yang intinya adalah Powerful of Indonesia.

Sementara itu Cokoorda Alit Artawan mengaku merasa bangga bisa menjadi seniman topeng pertama yang karya seninya dipamerkan di The Apurva Kempinski. “Pementasan tari topeng juga dilakukan agar melihat bagaimana taksu atau daya magis dari topeng yang dibuatnya. Sebagai generasi kesepuluh untuk seniman pembuat topeng di Singapadu. Saya memilih 16 topeng untuk dipamerkan disini,” tutupnya. rl

 

 

 

 Save as PDF

Next Post

Pentingnya Sinergi Desa dan Komunitas ODHIV Dalam Penanggulangan HIV/AIDS

Ming Des 3 , 2023
Dibaca: 948 (Last Updated On: 02/12/2023) Diskusi terfokus bersama jurnalis dan Kader Peduli AIDS terkait penanggulangan HIV/AIDS di Desa bertempat di Kubu Kopi Denpasar. (Foto: Tha)   DENPASAR-fajarbali.com | Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) masih menjadi masalah kesehatan global yang serius. Meskipun saat ini sudah ada […]
FPA Bali

Berita Lainnya