The 30th Indonesia Rendezvous 2026 Sedot 873 Partisipan dari 22 Negara

IMG-20261015-WA0005
(ki-ka) Muhammad Iqbal, Budi Herawan . (Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia), Heddy Supriyadi, dan Cipto Hartono, foto bersama usai sesi Konferensi Pers di BICC Nusa Dua Bali, Rabu (14/10/2026). [foto: fb/ist]  

Timur Tengah & Afrika: Uni Emirat Arab, Bahrain, Siprus, Nigeria. Eropa & Amerika: Britania Raya, Jerman, Prancis, Swiss, Belarus, Amerika Serikat.

Dukungan industri juga terlihat dari keterlibatan 27 sponsor dari dalam dan luar negeri, serta penyediaan 14 hospitality suites dan 34 exhibition booth untuk memfasilitasi transaksi bisnis dan kolaborasi.

Memasuki usia ke-30, Indonesia Rendezvous terus mengukuhkan perannya sebagai wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri, regulator, reasuradur, dan mitra ekosistem global guna bertukar wawasan, memperluas jaringan bisnis, serta membangun kolaborasi yang solid demi ketahanan industri asuransi masa depan.

Di bagian lain, Budi Herawan menambahkan, AAUI terus menggalakkan pengembangan produk asuransi pertanian berbasis parametrik sebagai langkah strategis dalam memberikan perlindungan finansial bagi para petani dari risiko iklim dan gagal panen.

Menurutnya, pengembangan asuransi pertanian berbasis parametrik menjadi salah satu prioritas dan program kerja utama asosiasi.

Berbeda dengan skema konvensional, skema parametrik mengacu pada indikator cuaca ekstrem yang memicu terjadinya potensi gagal panen.

“Program kerja kami di AAUI salah satunya adalah asuransi pertanian berbasis parametrik yang saat ini sedang terus kita galakkan. Bali menjadi salah satu daerah tujuan utama pengembangan skema ini,”paparnya menjawab pertanyaan wartawan.

Budi menjelaskan skema parametrik menetapkan ambang batas parameter iklim atau cuaca sebagai dasar kompensasi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top