Tersangka Sakim Bantai Korban Karena Dendam Sering Dicaci-maki

Untuk mengelabui aksi pembunuhan, tersangka mengajak Andi dan Jevan membawa ayam Cemani ke H. Nurahmad, di Jalan Salya Denpasar. Selanjutnya, mereka berbonceng tiga meninggalkan rumah (TKP).

Setibanya di rumah Nurahmad, tersangka pamitan kembali ke TKP untuk mengambil helm. "Nah saat itulah tersangka membantai korban di dalam kamar belakang," ungkap sumber.

Usai membunuh korban, ia kembali ke rumah Nurahmad. Di sana, ia meminta tolong Andi untuk mengantarnya Sholat di Jalan Nusa Kambangan. Pada saat itulah, Andi menerima kabar dari adiknya Kevin bahwa ibunya tewas bersimbah darah di kamar.

"Dari interogasi awal dia mengaku membunuh korban dengan batu. Kami masih mencari barang bukti tersebut," bisik sumber lagi. 

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan belum memberikan keterangan resmi terkait tewasnya Senawati Candra di rumahnya. "Besok, Jumat (7/2/2020) kami rilis ke media. Sabar," ungkapnya.

Diberitakan, pelaku pembunuhan terhadap Senawati Candra (54) yang tewas dibunuh di kamarnya di Jalan Ahmad Yani Utara nomor 183 Denpasar Utara, berhasil ditangkap Tim gabungan Polresta Denpasar. Pelaku diduga mantan karyawan korban, Sakim Fadillah (39) asal Jember Jawa Timur.

Tersangka yang kos di kawasan Jalan Bukit Tunggal VII nomor.14 Pemecutan Denpasar Barat, sempat digiring ke TKP dengan tangan diborgol dan mengenakan baju tahanan. Ia digiring ke TKP untuk mencari barang bukti yang menghabisi nyawa korban yang dibuang di lahan kosong di sebelah timur pekarangan rumah korban. (hen).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top