“Selama ini ajaran Bhaerawa selalu dipandang negatif. Padahal sejatinya, Bhaerawa adalah jalan untuk membebaskan diri. Lewat buku ini, masyarakat bisa mendapatkan gambaran yang lebih jernih,” ungkap Mangku Wisnu.
Acara tersebut juga akan menghadirkan sejumlah sulinggih yang akan memberikan tanggapan dan pandangannya terkait ajaran Bhaerawa, sehingga diharapkan mampu membuka dialog yang sehat dan bermanfaat.
Buku Bhaerawa Jnana nantinya dapat diperoleh melalui Rumah Semesta yang menjadi mitra distribusi. “Kami ingin buku ini bisa diakses lebih luas, sehingga masyarakat tidak hanya mendengar stigma negatif, tapi bisa memahami langsung dari sumbernya,” tambah dia.
“Banyak yang hanya mendengar cerita buruk, lalu ikut-ikutan menjelekkan, tanpa pernah tahu apa yang sesungguhnya diajarkan. Melalui Bhaerawa Jnana, saya ingin membuka tabir itu. Semuanya dijelaskan dengan gamblang agar masyarakat bisa menilai dengan pikiran terbuka,” ujarnya.
Ia menegaskan, ajaran Bhaerawa sama sekali tidak merubah kepercayaan atau yang dianut oleh pengikutnya. Malah, kehadiran Bhaerawa lebih memantapkan kualitas spritual masing-masing orang.
Dengan terbitnya buku ini, diharapkan ajaran Bhaerawa tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang gelap atau menakutkan, melainkan sebagai jalan spiritual yang menekankan pembebasan diri dari ilusi, ego, dan ketakutan.
Namun demikian, ia mewanti-wanti mengatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud menjual buku. Apalagi meraup keuntungan dari sana. Soal buku, murni diserahkan ke penerbit.










