Sementara itu, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengapresiasi kiprah EEN Buleleng yang dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.”Kami sangat mendukung kegiatan komunitas eco enzyme ini. Bahan-bahan organik seperti buah busuk atau sampah upacara bisa diolah menjadi eco enzyme yang bermanfaat bagi lingkungan, tanaman, bahkan sebagai kompos. Ini inovasi sederhana tapi berdampak besar,”ujarnya.
Bahkan Bupati yang merupakan seorang dokter kandungan itu menambahkan, gerakan eco enzyme dapat menjadi solusi nyata dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.”Kalau setiap desa atau banjar adat punya komunitas seperti ini, saya yakin masalah sampah di Buleleng bisa teratasi. Ke depan, kami akan dorong sosialisasi hingga ke desa-desa agar gerakan ini semakin luas,”pungkasnya. @gus










