su-re.co, JCI Japan dan Noema Resort Berkolaborasi Bangun Sistem Sirkular Pengelolaan Limbah Oganik

IMG-20260522-WA0088
Takeshi Takama, CEO su-re.co, memberikan penjelasan teknologi bio-figther dalam lokakarya, kamis (21/5/2026)

BADUNG - Fajarbali.com | Industri hospitality dan pariwisata Bali menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar setiap hari. Hotel, restoran, kafe, dan rumah tangga menghasilkan limbah makanan, sisa bahan dapur, serta sampah kebun yang sebagian besar masih berakhir di tempat pembuangan akhir. Limbah tersebut terurai secara anaerobik dan melepaskan metana, sementara nutrisi berharga di dalamnya tidak dimanfaatkan kembali.

su-re.co bekerja sama dengan JCI Japan dan Noema Resort Pererenan menyelenggarakan lokakarya bertajuk “From Waste to Harvest: Closing the Soil-to-Table Loop” di Noema Pererenan Resort, Jl. Pantai Pererenan No. 126, Bali, kamis (22/5/2026). 

Lokakarya ini mempertemukan pemerintah, peneliti, praktisi pengelolaan sampah, petani, dan pelaku industri hospitality untuk mengeksplorasi bagaimana sistem pengelolaan limbah organik dapat dihubungkan dengan konsep soil-to-table. 

Melalui konsep ini, limbah makanan diolah menjadi kompos, digunakan untuk meregenerasi tanah, mendukung pertumbuhan hasil panen segar, dan akhirnya kembali ke meja makan. Inisiatif ini bertujuan menampilkan contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam mengubah limbah organik menjadi bagian dari siklus yang regeneratif dan berkelanjutan.

Kolaborasi lintas sektor ini, memiliki peran masing-masing. su-re.co berkontribusi dengan menyediakan Bio-fighter akselerator mikroba yang mempercepat proses pengomposan dan meningkatkan kualitas kompos, Bio-figther dari su-re.co juga mampu menghilangkan bau menyengat limbah organik dan meminimalisir adanya lalat pada kompos. su-re.co juga memberikan dukungan riset dan teknis.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top