“Seperti yang diketahui memang Kabupaten Bangli memiliki peningkatan Stunting, untuk itu yang pertama kita lakukan adalah pengecekan data kembali bersama lintas sektor terkait, salah satunya melalui pertemuan ini,” ujar Dewa Agung.
Dewa Agung juga menjelaskan bahwa upaya lainnya Kabupaten Bangli akan terus meningkatkan komitmen antar lintas sektor melalui rapat kerja dan juga peningkatan pendampingan keluarga
“Peningkatan komitmen dan kerja lintas sektor ini perlu, selain itu juga melalui pendampingan keluarga berisiko stunting melalui Tim Pendamping Keluarga yang langsung terjun ke masyarakat sementara itu. Sasaran catin kabupaten Bangli yaitu 193, Ibu Hamil 1096, Ibu Nifas 173, Balita 14.814,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bali, Bappeda Kabupaten Bangli, Majelis Desa Adat Kabupaten Bangli, IBI Kabupaten Bangli, serta stakeholder terkait.










