Sebanyak 50 siswa dari kelas VIII berpartisipasi dalam pemeriksaan skrining obesitas melalui pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT) yaitu dengan mengukur tinggi dan berat badan siswa. Serta melakukan pemeriksaan terhadap kadar gula darah yang terkait erat dengan kondisi obesitas. Pemeriksaan kadar gula darah dilakukan dengan menggunakan alat digital portabel yang sesuai untuk skrining lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 12 siswa (24 %) memiliki IMT kategori gemuk, serta ada juga yang masuk ke dalam kategori kurus sebanyak 9 orang (18%). Untuk kadar gula darah semua siswa termasuk dalam kondisi normal.
Temuan ini menjadi dasar penting untuk intervensi lanjutan. Para siswa yang terdeteksi ke dalam kriteria genduk diberikan edukasi secara khusus untuk melakukan pola hidup yang sehat. Selain itu, pihak sekolah juga diberikan penjelasan tentang pentingnya mencegah obesitas.
Tidak hanya berfokus pada skrining, kegiatan ini juga disertai dengan sesi edukasi kesehatan yang disampaikan dalam bentuk Leafleft, yaitu media edukasi berbentuk gambar-gambar dengan keterangan yang dirancang secara menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Leafleft ini memuat pesan-pesan penting penyebab obesitas, bahaya obesitas, keterkaitannya dengan gula darah dan Diabetes Melitus. Serta pencegahan obesitas dengan metode CERIA yaitu : Cek kesehatan secara berkala; Rajin olahraga dan aktivitas fisik; Istirahat cukup dan atur pola tidur; Atur pola makan dengan makanan bergizi dan sehat. Metode ini terbukti mampu menarik minat siswa dan membuat materi kesehatan lebih mudah diserap dan dipraktikkan.










