Seminar Internasional FPs Unwar Bahas Konsep Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan

IMG-20250425-WA0003
Fakultas Pascasarjana (FPs) Universitas Warmadewa (Unwar) bersama Law School Hankuk University Foreign Studies Korea, UITM Malaysia, Korea Legislation Reseach Institute dan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menggelar Seminar Internasional secara hybrid berpusat di Ruang Sri Wijaya Mahadewi FPs Unwar, Jumat (25/4/2025).

Ia mengatakan kedepannya Unwar khususnya FPs ingin terus menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan di luar negeri.

Ia berharap FPs dapat membangun kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, seminar dan pelatihan serta pengabdian kepada masyarakat.

"Saya juga berharap acara ini diadakan setiap tahunnya, untuk menambah pengetahuan kita dan bertukar budaya bagi negara-negara melalui kegiatan seminar internasional ini," ungkapnya.

Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., mengatakan konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan muncul karena adanya dampak-dampak negatif dari kegiatan pariwisata, terutama pada masa pertumbuhan dan perkembangan pariwisata massal di berbagai destinasi pariwisata di dunia.

Pariwisata massal sangat identik dengan perencanaan yang buruk, tidak terkendali (sporadis), dan terkesan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi atau materialisme, sehingga seringkali dapat menggerogoti atau mengurangi daya dukung, baik sumber daya alam maupun sumber daya sosial budaya.

"Dampak-dampak negatif tersebut dapat merusak keberlanjutan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang," kata Prof. Suranaya Pandit.

Oleh karena itu, munculah konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan yang diharapkan dapat meminimalisir dampak-dampak negatif atau dampak negatif dari pembangunan pariwisata dalam jangka panjang.

Sehingga upaya pengelolaan pariwisata dengan mewujudkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, dan sumber daya pariwisata senantiasa bernilai dari generasi ke generasi serta keseimbangan antara manfaat ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan nilai-nilai sosial budaya dapat terwujud.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top