“Saya berharap BPS Festival ke-4 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan semangat belajar bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Eddy Mulya menegaskan bahwa pengembangan potensi anak membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, komite sekolah, dunia usaha dan dunia industri, alumni, hingga orang tua siswa. Sinergi tersebut penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus menanamkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap anak-anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.
Kepala SD Bali Public School, Komang Edi Putra, S.Ag., M.Pd.Gr., mengatakan BPS Festival ke-4 menjadi momentum untuk mempertemukan siswa-siswi TK dan SD dari berbagai wilayah di Bali dalam semangat persahabatan, kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan. Festival ini diharapkan memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta, tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menumbuhkan keberanian, memperluas persahabatan, dan menghadirkan kenangan positif selama proses belajar. “Kami ingin setiap anak yang hadir membawa pulang pengalaman, persahabatan, keberanian, inspirasi, dan kenangan indah,” ucapnya.
Keberanian untuk mencoba, tampil, dan menjadi diri sendiri merupakan bagian penting dari proses pembelajaran anak. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat, menghargai kemampuan peserta lain, serta menjunjung tinggi sportivitas. “Menang adalah sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses, menghargai lawan, dan menikmati setiap pengalaman adalah kemenangan yang sesungguhnya,” terangnya.










