Saksi juga menjelaskan bahwa setiap trading per lot atau senilai Rp 14 juta setidaknya akan mendapat komisi 10 dollar. Pun ada bonus berupa emas batangan dan beragam hadia lainnya kepada para investor.
Tak kalah menarik, dalam salah satu akun trading, Tri Dana Yasa dalam trading selama lebih kurang dua tahun atau dari 28 Februari 2020 sampai 15 Desember 2021 loss Rp 58 miliar lebih dan hanya menyisakan saldo di Rp 546 ribu. Semua trading itu dilakukan oleh Tri Dana Yasa sendiri dan tidak dibantu oleh terdakwa lainnya dalam berkas terpisah.W-007










