Untuk tarif bus Koster mengakui akan menggunakan dasar tarif bus termurah. Sehingga hal itu tidak membebani masyarakat Singaraja yang bekerja di Denpasar.”Nanti tarifnya murah. Tidak menyusahkan kantong pokoknya murah. Sudah jalan bagus, tidak membahayakan dan dari efisiensi waktu sangat cepat biasanya dua jam lebih sekarang paling satu jam lebih dikit,”tegasnya lagi.
Dalam pengerjaan jalan Shortcut titik 9 – 10 dengan anggaran Rp 667,57 milyar dengan Panjang jalan 3,9 kilometer ditarget akan rampung pada tahun 2027 mendatang kemudian akan dilanjutkan dengan pengerjaan jalan Shortcut pada titik 11 – 12 yang rencananya ditarget rampung ditahun 2030 mendatang.”Sekarang sudah mulai dikerjakan titik 9 – 10 dan setelah itu pembebasan untuk lanjutan titik 11 – 12 dengan anggaran sebesar Rp 80 milyar akan dilaksanakan begitu selesai pengerjaan titik 9 – 10 langsung pengerjaan selanjutnya sehingga bisa rampung ditahun 2030 pas saya mengakhiri jabatan,”tutupnya.
Terkait dengan anggaran Koster mengakui akan memasang anggaran di APBD perubahan 2026 kemudian sisananya akan pakai APBD Induk tahun 2027.”Kalau masalah anggaran sudah beres tentunya tidak akan ada hambatan lagi semuanya akan berjalan lancer. Untuk pengerjaan terakhir nanti dimulai tahun 2028 setelah pengerjaan titik 9 – 10 selasai nanti dilanjutkan. Pokoknya jek tenang semua sudah beres asal ada yang lambat saya yang marahi,”tutupnya. @gus










